Sunday, March 4, 2018

Review Buku: Pengantar Sejarah Sebagai Ilmu by Sidi Gazalba


Judul               : Pengantar Sejarah Sebagai Ilmu
Pengarang       : Sidi Gazalba
Tahun Terbit    : 1981
Kota Terbit      : Jakarta
Penerbit           : Bhratara Karya Aksara
INTI SARI BUKU
Buku ini berisi: apa sejarah itu, bagaimana metodenya, bagaimana dan apa yang telah terjadi dalam penulisannya, apa sumber dan bahan-bahan sejarah, apa masalah dan filsafat sejarah. Dalam “Pengantar”, penulis menjelaskan mengenai fungsi sejarah sebagai bahan untuk membuat rencana untuk melakukan pembangunan negara. Adapun inti-inti dari setiap bab pada buku ini sebagai berikut.
Ø  Bab I adalah “Pengertian”, berisi soal etimologi, beberapa definisi masalah pengertian dan penyusunan suatu definisi yang menjadi tempat berpijak pembicaraan selanjutnya. Dalam bab ini dijelaskan bahwa isi pengertian sejarah dalam kebudayaan Barat berbeda dari pra kebudayaan Barat. Pada masa pra kebudayaan Barat, sejarah identik dengan silsilah, babad. Tarikh, mitos dan legenda. Sedangkan istilah sejatah pada masa sekarang ekuivalen dengan history. Perbedaan sejarah timbul karena sejarah adalah bikinan manusia. Pikiran manusialah yang membuat sejarah, karena pikiran itu tidak ama pulalah hasilnya. Sejarah dibuat oleh manusia berdasarkan fakta-fakta atau warisan masa lalu. Manusia di sini adalah subyek dan fakta atau warisan adalah obyek. Di akhir bagian Bab I, penulis memberikan kesimpulan berupa definisi sejarah yaitu “Sejarah adalah gambaran masa lalu tentang manusia dan sekitarnya sebagai makhluks sosial, yang disusun secara ilmiah dan lengkap, meliputi urutan fakta masa tersebut dengan tafsiran dan penjelasan, yang memberi pengertian tentang apa yang telah berlalu itu”.
Ø  Bab II adalah “Metode Ilmu Sejarah”, berisi sifat, obyek, dan pembentukan gambaran sejarah, masalah kenyataan dan fakta sejarah, perbandingan antara metode sejarah, ilmu, dan ciptaan. Di bab ini, penulis menekankan mengenai perbedaan sifat ilmu alam dan sejarah. Ilmu alam mengambil kausalitas sebagai asas, sedangkan ilmu-ilmu sosial kondisionalitas, suasana, keadaan. Selain itu, penulis juga menyatakan bahwa metode sejarah adalah memastikan dan menyatakan kembali fakta-fakta masa lalu yang mana fakta-fakta tersebut didapatkan dari bahan-bahan sejarah.
Ø  Bab III adalah “Penulisan Sejarah”, berisi isi, bentuk, dan sifat kisah sejarah, sketsa sejarah penulisan Barat, penulisan Islam, penulisan Tiongkok, dan penulisan Indonesia. Dalam subbab sketsa sejarah penulisan Barat, penulis menguaraikan perkembangan penulisan sejarah di Barat dari masa bangsa bersahaja sampai masa setelah Renaissance. Penulisan Islam, di tekankan pada metode penulisan Hadist yaitu metode isnad. Penulisan Tiongkok menginginkan pengetahuan masa lalunya untuk dijadikan cermin tentang kebajikan dan susila (moral). Di bagian terakhir yaitu penulisan Indonesia, penulis menjabarkan perkembangan penulisan sejarah dari zaman prasejarah sampai masa setelah kemerdekaan.
Ø  Bab IV, adalah “Pembagian Sejarah”, berisi tentang gerak sejarah pengurunan atau periodisasi, pengurunan positivisme Comte, pembagian sejarah menurut ranting atau kekhususannya: di antara sejarah khusus itu dibahas secara tersendiri sejarah kebudayaan dan prasejarah. Pada bab ini, penulis menekankan mengenai masalah dari dari gerak sejarah, apakah jalan sejarah itu merupakan proses saling hubung ataukah gerak lingkar. Selain itu, dijelaskan bahwa gerak sejarah sebagai gerak kemajuan. Di bab ini juga dijelaskan mengenai mengenai pembagian sejarah menurut Comte (keagamaan, metafisika dan positivisme), dan pembagian menurut ranting (pemusatan perhatian pada bagian khusus dari sejarah).
Ø  Bab V adalah “Sumber Sejarah”, berisi tentang sumber bahan-bahan sejarah, ilmu-ilmu bantu sejarah, yaitu ilmu purbakala, ilmu piagam (oorkondeleer), filologi, ilmu tulisan kuno (palaeografie), ilmu hitung waktu (chronologie), ilmu mata uang (numismatiek), ilmu keturunan (genealogie). Pada bab ini, penulis menjelaskan mengenai pembagian warisan (sumber sejarah) yaitu warisan lisan, tulisan dan visual. Selain itu juga dijelaskan mengenai heuristik dan kritik sejarah.
Ø  Bab VI adalah “Masalah dan Filsafat Sejarah”, berisi tentang evolusi sejarah, sifat saling hubung dan perubahan sejarah, masalah hubungan sejarah dan orang besar, masalah tradisi dan pembaharuan, hubungan antara sejarah kebudayaan dan pandangan hidup, aliran-aliran dalam filsafat sejarah (aliran Nasrani, perkembangan dialektis, teori kebudayaan ekonomi, positivisme, naturalisme, historisme dan pandangan eksistensi).
Ø  Bab VII adalah “Islam dan Sejarah”, berisi tentang hubungan sejarah dan sumber-sumber hukum Islam: Hadis, Qur’an, Ijtihad. Bab VIII adalah “Indonesia dan Masalah Sejarah”, berisi tentang masalah yang dihadapi Indonesia, pokok-pokok pikiran dalam acara-acara Seminar Sejarah Yogya dan ulasan tentang pokok-pokok pikiran itu. Pokok-pokok pikiran tersebut mengenai: konsepsi filsafat sejarah nasional, periodisasi sejarah Indonesia, syarat-syarat mengarang buku sejarah Indonesia yang bercorak nasional, pelajaran sejarah nasional di sekolah-sekolah, pendidikan ahli sejarah, pemeliharaan, dan penggunaan bahan-bahan sejarah.
KELEBIHAN DAN KEKURANGAN BUKU
Kelebihan buku: buku “Pengantar Sejarah Sebagai Ilmu” oleh Sidi Gazalba ini berisi penjelasan mengenai sejarah sebagai ilmu dengan isi yang sangat berbobot. Dari penjelasan penulisnya, pembaca bisa mengatahui bahwa penulis memiliki pemikiran yang luas dan juga kritis. Banyak kalimat tanya pada buku ini yang mengajak pembaca ikut mempertanyakan hal yang kadang tidak terpikirkan, dan setelah itu penulis berusaha mengulas atau membahas pertanyaan-pertanyaan tersebut secara lengkap, logis dan kritis. Di bagian bawah, penulis juga menambahkah footnote yang digunakan untuk menjelaskan istilah-istilah sulit dalam pembahasan sehingga memudahkan pembaca memahami penjelasan yang diberikan oleh penulis.
Kekurangan buku: buku ini terbitan tahun 1981 sehingga tidak menjelaskan mengenai post-modernisme. Selain itu, pada Bab II yaitu Metode Ilmu Sejarah tidak menjelaskan secara eksplisit 4 langkah dalam metode penelitian sejarah yang biasa dibuku-buku pengantar ilmu sejarah, yaitu heuristik, kritik, interpretasi, dan historiografi, karena penulis menjelaskan metode ilmu sejarah dari dasar dan dalam sehingga perlu pemikiran yang dalam juga.\
KOMENTAR TENTANG BUKU
Buku Pengantar Sejarah Sebagai Ilmu dari Sidi Gazalba ini menurut saya sangat bagus dan direkomendasikan untuk dibaca, karena di dalam buku ini, penulis benar-benar menjelaskan apa itu sejarah sejelas mungkin, dari pengertian, metode ilmu sejarah, penulisan sejarah, pembagian sejarah, sumber sejarah, masalah dan filsafat sejarah, Islam dan sejarah serta Indonesia dan masalah sejarah. Sangat lengkap dan recommended bagi para mahasiswa sejarah yang ingin mengetahui sejarah yang dikaji secara ilmiah.

No comments:

Post a Comment

INDISCHE PARTIJ